Tipe rambut berminyak ada dua : berminyak dari kulit kepala hingga
seluruh batang rambut, dan kulit kepala yang berminyak, namun batang
rambut kering.
Rambut berminyak biasanya sulit diatasi,
mudah kusut, dan sulit menahan tatanan rambut. Jika dibiarkan, rambut
berminyak bisa menyebabkan jerawat di kulit kepala, rambut rontok,
ketombe, dan masalah-masalah kronis rambut lainnya.
Rambut
yang tak bersinar, lepek, kasar, dan terlihat basah, bisa diartikan
sebagai rambut berminyak. Tipe rambut seperti ini memiliki kelenjar
minyak di kulit kepala yang memproduksi minyak lebih banyak (sebum)
akibat perubahan hormon pada tubuh. Biasanya, peningkatan sebum naik ke
folikel rambut, dan menyebar ke batang rambut, bukan ke dalam batang
rambut.
Sebum adalah suatu zat minyak yang menjaga dan
membantu rambut lebih lembut, luwes, dan fleksibel. Namun, makin banyak
sebum di kepala, makin terlihat lepek dan berminyak juga rambutnya.
Cara mengontrol rambut berminyak:
-
Keramas secara rutin bisa mengurangi sekaligus menghilangkan minyak
yang menumpuk di kulit kepala dan rambut. Jangan lupa gunakan shampo
khusus rambut berminyak.
- Tekan-tekan dengan ujung jari
secara perlahan dan lembut. Jangan menggosok atau memijat kulit kepala
dengan kuku, selain bisa melukai kulit kepala, menggosok dengan kuku
justru membuat kulit kepala memproduksi minyak lebih banyak.
-
Usahakan untuk keramas menggunakan air dingin, jangan air panas. Air
panas membuka pori-pori, sehingga membuat minyak lebih mudah keluar dan
berproduksi.
- Carilah produk shampo yang didesain khusus untuk menghilangkan minyak di kulit kepala.
-
Jangan menumpuk air yang dalam keadaan basah di atas kulit kepala. Hal
ini bisa mengakibatkan minyak dari kulit kepala berpindah ke batang
rambut. Biarkan rambut yang basah tetap terurai.
- Jangan
sering-sering menyentuh, menyisir, menyikat, atau memainkan rambut.
Karena jari-jari tangan dan sikat pada rambut bisa memicu kelenjar
minyak untuk berproduksi, dan memindahkan minyak dari kulit kepala ke
ujung-ujung batang rambut.
- Hindari shampo dengan
pelembab. Shampo berpelembab (moisturizing shampoo) biasanya didesain
untuk mencegah kekeringan di batang rambut, dan tak jarang memiliki
minyak juga.
- Jangan mengaplikasikan kondisioner di kulit kepala, aplikasikan di tengah batang rambut hingga ke ujung saja.
-
Untuk jenis rambut berminyak, usahakan jangan memiliki poni rambut,
karena bisa memindahkan minyak dari kulit kepala ke kulit di daerah
dahi. Akibatnya, jerawat atau masalah kulit lain.
Hal-hal
tersebut bisa dilakukan untuk mengontrol rambut berminyak dan
mengurangi kadar minyak di rambut. Namun jika sudah terlalu parah,
periksa dan temui hairdresser berpengalaman. Selamat hidup sehat dan
cantik.
(sumber : http://sesuatudee.blogspot.com/)
Jumat, 30 September 2011
MANFAAT DAUN DAN BUAH SIRSAK LAINNYA
1. Sakit Pinggang.
20 lembar daun sirsak, direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal3 gelas, diminum 1 kali sehari 3/4 gelas.
2. Bayi Mencret.
Buah-sirsak yang sudah masak. Buah sirsak diperas dan disaring untuk diambil airnya, diminumkan pada bayi yang mencret sebanyak 2-3 sendok makan.
3. Ambeien.
Buah sirsak yang sudah masak. Peras untuk diambil airnya sebanyak 1 gelas, diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
4. Bisul.
Daun sirsak yang masih muda secukupnya, tempelkan di tempat yang terkena bisul.
5. Anyang-anyangen.
Sirsak setengah masak dan gula pasir secukupnya. Sirsak dikupas dan direbus dengan gula bersama-sama dengan air sebanyak 2 gelas, disaring dan diminum.
6. Sakit Kandung Air Seni.
Buah sirsak setengah masak, gula dan garam secukupnya. Semua bahan tersebut dimasak dibuat kolak. Dimakan biasa, dan dilakukan secara rutin setiap hari selama 1 minggu berturut-turut.
7. Penyakit Liver. Puasa makanan lain, hanya minum juice sirsak selama 1 minggu
8. Eksim dan Rematik. Tumbuk daun sirsak sampai halus dan tempelkan di bagian yang sakit (KF-HL/sumber : www.ibujempol.com)
20 lembar daun sirsak, direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal3 gelas, diminum 1 kali sehari 3/4 gelas.
2. Bayi Mencret.
Buah-sirsak yang sudah masak. Buah sirsak diperas dan disaring untuk diambil airnya, diminumkan pada bayi yang mencret sebanyak 2-3 sendok makan.
3. Ambeien.
Buah sirsak yang sudah masak. Peras untuk diambil airnya sebanyak 1 gelas, diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
4. Bisul.
Daun sirsak yang masih muda secukupnya, tempelkan di tempat yang terkena bisul.
5. Anyang-anyangen.
Sirsak setengah masak dan gula pasir secukupnya. Sirsak dikupas dan direbus dengan gula bersama-sama dengan air sebanyak 2 gelas, disaring dan diminum.
6. Sakit Kandung Air Seni.
Buah sirsak setengah masak, gula dan garam secukupnya. Semua bahan tersebut dimasak dibuat kolak. Dimakan biasa, dan dilakukan secara rutin setiap hari selama 1 minggu berturut-turut.
7. Penyakit Liver. Puasa makanan lain, hanya minum juice sirsak selama 1 minggu
8. Eksim dan Rematik. Tumbuk daun sirsak sampai halus dan tempelkan di bagian yang sakit (KF-HL/sumber : www.ibujempol.com)
SIRSAK PENJINAK KANKER LEBIH AMPUH DARI KEMOTERAPI
Buah
Sirsak atau "Annona muricata" merupakan buah yang berasal dari Meksiko,
Amerika Tengah, Karibia, Amerika Selatan dan sub-Sahara Afrika, buah
sirsak sekarang telah menyebar dan ditanam di banyak negara, termasuk
beberapa daerah di Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina
dan Vietnam. Buah sirsk didatangkan oleh pemerintah kolonial
Hindia-Belanda ke Nusantara, yaitu pada abad ke-19, meskipun bukan
berasal dari Eropa.
Sebuah perusahaan di Amerika rela mengucurkan miliaran dolar demi membuktikan khasiat sirsak sebagai pembunuh sel kanker yang efektif dan jauh lebih aman ketimbang terapi kemo. Berita tentang rahasia buah sirsak itu belakangan terkuak dan menyebar luas dengan cepat melalui milis. Informasi tersebut tentu cukup menggembirakan, terutama bagi para penderita kanker dan keluarganya.
A. MENCEGAH & PENYEMBUHAN PENYAKIT KANKER SEPULUH RIBU KALI LEBIH KUAT :
Semua itu berawal dari penelitian di Universitas Purdue, Amerika Serikat, yang berhasil membuktikan buah sirsak efektif membunuh sel-sel kanker. Sayangnya, hasil penelitian itu belum bisa dirilis kepada publik.
Sepertinya mereka ingin mengambil keuntungan atas hasil penelitian tersebut. Maklum, dana yang dikeluarkan untuk penelitian itu terbilang amat sangat besar.
Bicara soal kehebatan buah sirsak atau graviola, sebenarnya telah lama dilaporkan lembaga-lembaga penelitian di AS. Health Sciences Institute, AS, pada awal tahun 2000 mengungkapkan, buah yang dalam Spanyol disebut graviola itu memiliki kemampuan sebagai pembunuh alami sel kanker, bahkan hingga 10 ribu kali lebih kuat dari kemoterapi yang menggunakan zat kimia.
Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai antibakteri, antijamur, dan efektif melawan berbagai jenis parasit atau cacing. Sirsak juga efektif menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stres, dan menormalkan kembali sistem saraf yang terganggu.
Penelitian Health Sciences Institute diambil berdasarkan kebiasaan suku Indian yang hidup di hutan Amazon. Beberapa bagian dan pohon ini, seperti kulit kayu, akar, daun, daging buah, dan bijinya, selama berabad-abad dijadikan obat oleh suku bangsa itu. Graviola atau sirsak diyakini masyarakat Amazon sebagai obat sakit jantung, asma, gangguan fungsi lever (hati), dan rematik.
The National Cancer Institute telah melakukan penelitian terhadap graviola sejak tahun 1976. Uji coba itu dilakukan di 20 laboratorium independen yang berbeda di bawah pengawasan The National Cancer Institute.
B. HANYA MEMBURU SEL JAHAT :
Di Asia, penelitian serupa dilakukan di Korea Selatan. Suatu studi yang dipublikasikan dalam the Journal of Natural Products menyatakan, studi yang dilakukan di Catholic University di Korea Selatan menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia bernama annonaceous acetogenin yang terkandung di dalam graviola, mampu memilih, membedakan, dan membunuh sel kanker yang berkembang di usus besar.
Penemuan yang mencolok dari studi tersebut adalah bahwa zat antikanker itu juga mampu menyeleksi dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh.
Bandingkan dengan kemoterapi, yang selama ini digunakan untuk mengobati penderita kanker yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat. Sel-sel reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis dalam kemoterapi. Dampaknya, timbul efek negatif berupa rasa mual, rambut rontok, dan penurunan berat badan secara drastis.
Selain itu, keampuhan buah sirsak adalah melindungi sistem kekebalan tubuh dan mencegah infeksi yang mematikan. Dampaknya bagi penderita kanker adalah energi mereka semakin meningkat dan penampilan fisik semakin membaik.
C. CARA MENGONSUMSI SIRSAK :
a. Untuk pencegahan:
disarankan makan atau minum jus buah sirsak.
b. Untuk penyembuhan:
- 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) dicampur ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap
dan air tinggal 1 gelas saja.
- Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita di pagi hari atau bisa dikonsumsi setiap hari 2 kali, pagi dan sore.
Efek dari konsumsi rebusan daun sirsak adalah perut terasa hangat atau panas, lalu badan akan berkeringat deras. Perlu dipahami bahwa penggunaan ramuan herbal tidak berkhasiat langsung atau cespleng alias sembuh seketika seperti efek yang ditawarkan obat kimia. Artinya, butuh kedisiplinan untuk minum ramuan selama 3-4 minggu. Hasilnya bisa dicek ke dokter dan ternyata cukup berkhasiat sebab rebusan daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal.
D. BERIKUT HASIL TEMUAN RAGAM KHASIAT SIRSAK atau GRAVIOLA:
• Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif, tanpa konsekuensi rasa mual, berat badan turun, atau rambut rontok, seperti yang biasa terjadi pada terapi kemo.
• Melindungi sistem kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
• Meningkatkan energi dan membuat penampilan fisik membaik.
• Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker. Di antaranya kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru, dan pankreas.
• Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan adriamycin dan terapi kemo yang umum digunakan.
• Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya "memburu" dan membunuh sel-sel jahat dan tidak membasmi sel-sel sehat.
KF-HL : http://www.forumsains.com/kesehatan
Sebuah perusahaan di Amerika rela mengucurkan miliaran dolar demi membuktikan khasiat sirsak sebagai pembunuh sel kanker yang efektif dan jauh lebih aman ketimbang terapi kemo. Berita tentang rahasia buah sirsak itu belakangan terkuak dan menyebar luas dengan cepat melalui milis. Informasi tersebut tentu cukup menggembirakan, terutama bagi para penderita kanker dan keluarganya.
A. MENCEGAH & PENYEMBUHAN PENYAKIT KANKER SEPULUH RIBU KALI LEBIH KUAT :
Semua itu berawal dari penelitian di Universitas Purdue, Amerika Serikat, yang berhasil membuktikan buah sirsak efektif membunuh sel-sel kanker. Sayangnya, hasil penelitian itu belum bisa dirilis kepada publik.
Sepertinya mereka ingin mengambil keuntungan atas hasil penelitian tersebut. Maklum, dana yang dikeluarkan untuk penelitian itu terbilang amat sangat besar.
Bicara soal kehebatan buah sirsak atau graviola, sebenarnya telah lama dilaporkan lembaga-lembaga penelitian di AS. Health Sciences Institute, AS, pada awal tahun 2000 mengungkapkan, buah yang dalam Spanyol disebut graviola itu memiliki kemampuan sebagai pembunuh alami sel kanker, bahkan hingga 10 ribu kali lebih kuat dari kemoterapi yang menggunakan zat kimia.
Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai antibakteri, antijamur, dan efektif melawan berbagai jenis parasit atau cacing. Sirsak juga efektif menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stres, dan menormalkan kembali sistem saraf yang terganggu.
Penelitian Health Sciences Institute diambil berdasarkan kebiasaan suku Indian yang hidup di hutan Amazon. Beberapa bagian dan pohon ini, seperti kulit kayu, akar, daun, daging buah, dan bijinya, selama berabad-abad dijadikan obat oleh suku bangsa itu. Graviola atau sirsak diyakini masyarakat Amazon sebagai obat sakit jantung, asma, gangguan fungsi lever (hati), dan rematik.
The National Cancer Institute telah melakukan penelitian terhadap graviola sejak tahun 1976. Uji coba itu dilakukan di 20 laboratorium independen yang berbeda di bawah pengawasan The National Cancer Institute.
B. HANYA MEMBURU SEL JAHAT :
Di Asia, penelitian serupa dilakukan di Korea Selatan. Suatu studi yang dipublikasikan dalam the Journal of Natural Products menyatakan, studi yang dilakukan di Catholic University di Korea Selatan menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia bernama annonaceous acetogenin yang terkandung di dalam graviola, mampu memilih, membedakan, dan membunuh sel kanker yang berkembang di usus besar.
Penemuan yang mencolok dari studi tersebut adalah bahwa zat antikanker itu juga mampu menyeleksi dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh.
Bandingkan dengan kemoterapi, yang selama ini digunakan untuk mengobati penderita kanker yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat. Sel-sel reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis dalam kemoterapi. Dampaknya, timbul efek negatif berupa rasa mual, rambut rontok, dan penurunan berat badan secara drastis.
Selain itu, keampuhan buah sirsak adalah melindungi sistem kekebalan tubuh dan mencegah infeksi yang mematikan. Dampaknya bagi penderita kanker adalah energi mereka semakin meningkat dan penampilan fisik semakin membaik.
C. CARA MENGONSUMSI SIRSAK :
a. Untuk pencegahan:
disarankan makan atau minum jus buah sirsak.
b. Untuk penyembuhan:
- 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) dicampur ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap
dan air tinggal 1 gelas saja.
- Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita di pagi hari atau bisa dikonsumsi setiap hari 2 kali, pagi dan sore.
Efek dari konsumsi rebusan daun sirsak adalah perut terasa hangat atau panas, lalu badan akan berkeringat deras. Perlu dipahami bahwa penggunaan ramuan herbal tidak berkhasiat langsung atau cespleng alias sembuh seketika seperti efek yang ditawarkan obat kimia. Artinya, butuh kedisiplinan untuk minum ramuan selama 3-4 minggu. Hasilnya bisa dicek ke dokter dan ternyata cukup berkhasiat sebab rebusan daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal.
D. BERIKUT HASIL TEMUAN RAGAM KHASIAT SIRSAK atau GRAVIOLA:
• Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif, tanpa konsekuensi rasa mual, berat badan turun, atau rambut rontok, seperti yang biasa terjadi pada terapi kemo.
• Melindungi sistem kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
• Meningkatkan energi dan membuat penampilan fisik membaik.
• Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker. Di antaranya kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru, dan pankreas.
• Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan adriamycin dan terapi kemo yang umum digunakan.
• Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya "memburu" dan membunuh sel-sel jahat dan tidak membasmi sel-sel sehat.
KF-HL : http://www.forumsains.com/kesehatan
Selasa, 06 September 2011
Donat Ubi
Jakarta - Donat ini teksturnya lembut dengan rasa manis yang enak. Karena itu sering saya buat untuk camilan di rumah. Paling enak kalau masih hangat. Belum sampai dinginpun sudah ludes diserbu keluarga.
Bahan :
250 g ubi merah, kupas, kukus
250 g tepung terigu
1 kuning telur ayam
1 sendok makan ragi instan
1 sendok makan mentega
Taburan:
gula donat
Cara Membuat :
(eka/Odi)
sumber : detikfood.com
Bahan :
250 g ubi merah, kupas, kukus
250 g tepung terigu
1 kuning telur ayam
1 sendok makan ragi instan
1 sendok makan mentega
Taburan:
gula donat
Cara Membuat :
- Selagi panas, haluskan ubi.
- Tambahkan kuning telur, terigu, mentega dan ragi instan.
- Aduk sampai adonan kalis dan diamkan selama 30 menit agar adonan mengembang.
- Kempiskan adonan, bagi adonan menjadi 15.
- Bentuk adonan menjadi bulat berlubang tengah.
- Panaskan minyak banyak di atas api sedang.
- Goreng donat hingga kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.
- Lumuri donat dengan gula donat hingga rata.
- Sajikan.
(eka/Odi)
sumber : detikfood.com
Fruit Cake
Bahan:
225 gr tepung terigu protein sedang (cap segi tiga biru)
200 gr margarin
200 gr gula pasir
2 sdm brown sugar
5 butir putih telur
5 butir kuning telur
1 sdt baking powder
1 sdm bumbu spekuk
1 sdt bubuk kayu manis
60 gr kismis, potong-potong
60 gr apel hijau, kupas, potong dadu kecil
60 gr manisan ceri merah, potong-potong
½ sdt garam halus
Cara Membuat:
1. Aduk tepung terigu dengan bubuk kayu manis, bumbu spekuk dan baking powder, ayak. Sisihkan.
2. Kocok margarin, brown sugar dan garam menggunakan mixer hingga lembut. Masukkan kuning telur, kocok kembali selama 6 menit atau hingga adonan ringan dan mengembang. Masukkan campuran tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan mixer kecepatan rendah (gigi 3) hingga tercampur rata.
3. Di tempat terpisah, kocok putih telur dan gula pasir menggunakan mixer hingga mengembang kaku. Masukkan adonan putih telur ke dalam adonan kuning telur, aduk menggunakan spatula hingga tercampur rata. Tambahkan potongan kismis, apel dan ceri merah, aduk rata.
4. Tuang adonan ke dalam loyang cake ukuran 24 × 11 × 8 cm yang telah dioles dengan margarin. Ratakan.
5. Panggang adonan di dalam oven bertemperatur 180 derajat celcius selama 40 menit atau hingga cake matang dan berwarna kuning kecoklatan. Angkat, dinginkan.
6. Keluarkan cake dari cetakan,
Tips: Jangan membuka oven saat kue belum mengembang dan matang. Perubahan suhu saat membuka oven akan membuat cake menyusut dan tidak mengembang.
potong-potong. Atur di atas piring saji. Hidangkan.
Untuk 12 Potong
Cumi Bumbu Kemangi
Bahan:
1/2 kg cumi putih kecil
1 sdm air jeruk nipis
1/2 sdt garam
3 sdm daun kemangi, iris kasar
2 bh cabai merah, iris halus
Gula pasir sesuai selera
3 sdm minyak goreng
Bumbu halus:
5 bh cabai merah
1 sdm irisan serai
4 btr kemiri
1/2 sdt terasi
1 sdt ketumbar sangrai
1 sdt jahe halus
4 siung bawang putih
1 sdt asam
6 btr bawang merah
Cara membuat:
1. Kupas kulit luar cumi sampai bersih, lalu cabut tulang punggungnya (transparan) dari dalam badannya.
2. Cuci bersih lalu tiriskan. Bersihkan bagian kepala cumi, buang mata dan batu yang ada di tengah kepalanya.
3. Masukkan kepala cumi ke dalam badan yang sudah dibersihkan.
4. Lumuri cumi dengan air jeruk nipis dan 1/2 sdt garam. Biarkan 10 menit.
5. Panaskan minyak goreng dengan api sedang. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan sampai harum, lalu masukkan cumi, tumis sampai cumi menjadi kaku, lalu tambahkan 100 ml air.
6. Masak dengan api kecil sampai matang. Terakhir masukkan irisan cabai dan daun kemangi. Aduk rata sampai kemangi menjadi layu.
7. Bubuhkan garam dan gula sesuai dengan selera. Angkat, siap dihidangkan.
Untuk 4-5 porsi
Nilai gizi per porsi:
Energi: 186 Kkal
Protein: 31,4 gr
Lemak: 2,8 gr
Karbohidrat: 6,9 gr
Resep: Hindah Muaris, pemerhati kulinologi
1/2 kg cumi putih kecil
1 sdm air jeruk nipis
1/2 sdt garam
3 sdm daun kemangi, iris kasar
2 bh cabai merah, iris halus
Gula pasir sesuai selera
3 sdm minyak goreng
Bumbu halus:
5 bh cabai merah
1 sdm irisan serai
4 btr kemiri
1/2 sdt terasi
1 sdt ketumbar sangrai
1 sdt jahe halus
4 siung bawang putih
1 sdt asam
6 btr bawang merah
Cara membuat:
1. Kupas kulit luar cumi sampai bersih, lalu cabut tulang punggungnya (transparan) dari dalam badannya.
2. Cuci bersih lalu tiriskan. Bersihkan bagian kepala cumi, buang mata dan batu yang ada di tengah kepalanya.
3. Masukkan kepala cumi ke dalam badan yang sudah dibersihkan.
4. Lumuri cumi dengan air jeruk nipis dan 1/2 sdt garam. Biarkan 10 menit.
5. Panaskan minyak goreng dengan api sedang. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan sampai harum, lalu masukkan cumi, tumis sampai cumi menjadi kaku, lalu tambahkan 100 ml air.
6. Masak dengan api kecil sampai matang. Terakhir masukkan irisan cabai dan daun kemangi. Aduk rata sampai kemangi menjadi layu.
7. Bubuhkan garam dan gula sesuai dengan selera. Angkat, siap dihidangkan.
Untuk 4-5 porsi
Nilai gizi per porsi:
Energi: 186 Kkal
Protein: 31,4 gr
Lemak: 2,8 gr
Karbohidrat: 6,9 gr
Resep: Hindah Muaris, pemerhati kulinologi
sumber : female.kompas.com
Balado Telur Puyuh
Bahan:
30 bh telur puyuh, rebus, kupas
250 gr udang ukuran sedang, goreng setengah matang
2 papan petai, kupas, belah 2
4 bh cabai merah besar, buang bijinya, iris tipis
2 cm lengkuas, memarkan
2 lbr daun salam
2 sdm minyak untuk menumis
30 bh telur puyuh, rebus, kupas
250 gr udang ukuran sedang, goreng setengah matang
2 papan petai, kupas, belah 2
4 bh cabai merah besar, buang bijinya, iris tipis
2 cm lengkuas, memarkan
2 lbr daun salam
2 sdm minyak untuk menumis
Haluskan:
150 gr cabai merah, tumbuh kasar
6 bh bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt garam
150 gr cabai merah, tumbuh kasar
6 bh bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt garam
Cara membuat:
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, lengkuas, dan daun salam sampai harum.
2. Masukkan udang, telur puyuh, petai, dan cabai merah iris, masak sampai semua bahan matang.
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, lengkuas, dan daun salam sampai harum.
2. Masukkan udang, telur puyuh, petai, dan cabai merah iris, masak sampai semua bahan matang.
Resep: Nuraini Wahyuningsih
Uji Dapur: Klub Nova
Penata Saji: Theresia Firtha Hapsari
Uji Dapur: Klub Nova
Penata Saji: Theresia Firtha Hapsari
sumber : female.kompas.com
Bihun Jagung Kikil Kuah Pedas
Jakarta - Kikil yang lentur lembut dengan kuah pedas segar ini cocok disajikan buat santap sahur nanti. Bihun yang lembut menjadi sumber energi buat sepanjang hari. Rasa pedas gurihnya bakal bikin badan jadi segar dan enak.
Bahan I:
300 g dengkul sapi tanpa tulang, potong, potong
1 sdm bawang putih goreng
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam
2 batang daun bawang, potong 1 cm
4 lembar daun salam
800 ml air
Bahan II:
20 buah cabai rawit merah dihaluskan
1 sdm saus tiram
2 sdm kecap ikan
4 sdm minyak goreng
Bahan III:
500 g bihun jagung, seduh air panas, tiriskan
2 batang daun bawang, iris halus
3 sdm bawang merah goreng
4 buah jeruk limau
Cara membuat :
(dev/Odi) Sumber : detikfood.com
Bahan I:
300 g dengkul sapi tanpa tulang, potong, potong
1 sdm bawang putih goreng
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam
2 batang daun bawang, potong 1 cm
4 lembar daun salam
800 ml air
Bahan II:
20 buah cabai rawit merah dihaluskan
1 sdm saus tiram
2 sdm kecap ikan
4 sdm minyak goreng
Bahan III:
500 g bihun jagung, seduh air panas, tiriskan
2 batang daun bawang, iris halus
3 sdm bawang merah goreng
4 buah jeruk limau
Cara membuat :
- Bahan I: Rebus semua bahan dengan api kecil hingga daging empuk. Sisihkan.
- Bahan II: Tumis cabai hingga harum dan setengah kering, masukan sau tiram dan kecap ikan, aduk rata.
- Tambahkan 100 ml air, didihkan lalu angkat.
- Letakan bihun jagung dalam mangkuk.
- Siram dengan kuah dan potongan daging , beri daun bawang, bawang goreng, dan 1 sdt bahan II dan jeruk limau.
- Sajikan hangat.
(dev/Odi) Sumber : detikfood.com
Langganan:
Komentar (Atom)